Saturday, August 5, 2017

Suka Traveling? Wajib Coba Destinasi Wisata Ini!

Share On Facebook ! Tweet This ! Share On Google Plus ! Pin It ! Share On Tumblr ! Share On Reddit ! Share On Linkedin ! Share On StumbleUpon !

Suka hunting? Berwisata sembari mengeksplore kekayaan Indonesia? Nampaknya kamu harus coba destinasi wisata yang satu ini. Wisata alam komplit Petungkriyono. Petungkriyono adalah sebuah Kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, yang baru-baru ini lagi naik daun dan sudah dikenal hingga mancanegara. Nggak percaya? Lihat aja yuk langsung pesonanya.
Ada apa saja di Petungkriyono?

1. Curug Sibedug
Curug Sibedug berada di Desa Kayupuring

Wisata pertama yang faridafoodie rekomendasiin buat foodies adalah Curug Sibedug. Berada di Dusun Sokokembang Desa Kayupuring, Curug Sibedug menjadi wisata wajib di Petungkriyono. Selain akses yang mudah, yakni berada 12 Km dari Desa Doro yang merupakan shalter transportasi menuju Petungkriyono, disini foodies juga dengan mudah menemukan Curug Sibedug karena lokasinya persis disamping jalan raya Petungkriyono. Tetapi karena Curug Sibedug berada tepat disamping jalan raya inilah kendaraan yang berhenti untuk menikmati keindahan Curug Sibedug tidak leluasa memarkirkan kendaraannya karena lahan parkir yang sempit sehingga dengan terpaksa jika pengunjung membludak bahu jalan dipakai untuk lahan parkir.
in frame : @dian_ismyama

Tidak hanya akses spot yang mudah, masalah keindahannya pun tidak diragukan. Berada pada ketinggian 1200 dpl, Curug Sibedug mempunyai dua aliran air terjun disamping kanan dan kiri. Bahkan saat musim hujan, aliran bisa menjadi tiga dengan volume yang cukup deras dengan ketinggian 20 meter.


2. Jembatan Sipingit



Jembatan Sipingit atau dikenal dengan nama Kedung Sipingit adalah sebuah jembatan yang sudah ada dari masa Belanda atau jauh sebelum itu dengan adanya sumber mata air yang berada dialiran air dibawah jembatan. Lalu apa spesialnya? Foodies harus memastikannya sendiri agar percaya. 

Jembatan Sipingit tidak hanya menghadirkan aliran air sungai saja, ada bebatuan besar. Bagian bawah jembatan juga terdapat pemandangan bagus untuk spot foto. Satu lagi, masih berada dikawasan yang sama, ada tempat dengan nama Kedung Sipingit. Disarankan kalau kamu ke Petungkriyono wajib menuju spot ini. Karena Kedung Sipingit dikenal sebagai green canyonnya Petungkriyono.

3. Curug Welo
@erina_julia

Buat foodies yang suka tantangan, objek wisata yang satu ini cocok banget deh buat kamu coba. Disini kamu bakal ditantang untuk basah-basahan main air di sungai. Ada banyak wahana yang ditawarkan seperti, river tubing, river tracking, body rafting, pohon selfie, pendakian dan pemancingan. Tapi kalau foodies mau nyobain wahananya masing-masing dikenai tarif biaya.
@faridaaziz74


salah satu spot foto di Curug Welo
River tubing @75k/orang, river tracking @60k/orang, body rafting @35k/orang, dan untuk menyewa pelampung atau ban dikenai tarif sebesar 10k/orang. Wahana river tubing dan river trekking bakal ngajakin foodies mengarungi sungai dengan jeram-jeram sepanjang 2-3 Km yang akan mengajak foodies main air selama 3-4 jam. Dijamin bakal memacu adrenalin.

4. Curug Lawe

Tidak kalah bagus dengan spot-spot sebelumnya, bahkan Curug Lawe menyajikan spot yang lebih banyak untuk berselfie ria. Tugu selamat datang yang menyambut para tamu sudah terlihat dari kejauhan. Sebelum foodies menikmati derasnya aliran Curug Lawe, foodies disuguhkan dengan pemandangan asri khas jungle dengan pepohonan karet dan cemara yang menjulang tinggi menambah apik background foto kamu. Ditempat yang sama, juga sudah disediakan aksesoris penunjang lainnya seperti hammock, paying-payung kecil, bola-bola yang melayang diantara pepohonan, bingkai berbentuk love komplit dengan tulisan-tulisan dari kayu dan masih banyak pemandangan lain yang bisa mempercantik angle foto yang pastinya kekinian banget deh.

sambutan oleh wakil Bupati Pekalongan


Bagaimana untuk sampai ke Curug? 
Curug Lawe adalah Curug terjauh dari semua objek wisata yang ada di Petungkriyono. Untuk sampai di Curug Lawe, foodies harus berjalan kaki melewati spot-spot foto tadi sejauh 7 Km (menurut penuturan tourguide) dengan kondisi jalan ala-ala pegunungan yang berliku dan terjal. Tapi jangan khawatir karena disekitar tempat foto ada beberapa motor trail yang siap membawa foodies menuju Curug Lawe dengan membayar @40k saja.

5. Curug Bajing





Spot yang terakhir adalah wisata yang paling popular diantara yang lain. Hal ini dikarenakan, view yang ditawarkan Curug Bajing paling bagus, track menuju spot juga mudah dilalui apalagi sekarang pemerintah dan warga setempat memperindah jalur menuju Curug Bajing dengan membuat space untuk foto. Dari tempat parkir kendaraan menuju Curug Bajing, foodies hanya perlu berjalan sejauh 300 meter. Sejauh kaki melangkah, mata juga akan dimanjakan dengan pemandangan Curug Bajing yang sudah terlihat ditambah pepohonan sekitar yang menyejukkan. Curug Bajing juga bisa jadi alternative foto preweed lho. Buat yang sudah punya pasangan yaa. Ihihi

Itu dia foodies, destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi jika kamu pecinta traveling dan hoby mengexplore Indonesia! Dengan brand yang disandang Petungkriyono baru-baru ini sebagai Petungkriyono National Nature Heritage selain sebagai warisan alam, disini foodies juga bisa belanja oksigen sepuasnya diparu-paru pulau Jawa. Bagaimana? Petungkriyono sudah ada didaftar list liburan kamu atau mau traveling bareng?Itu dia foodies, destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi jika kamu pecinta traveling dan hoby mengexplore Indonesia! Dengan brand yang disandang Petungkriyono baru-baru ini sebagai Petungkriyono National Nature Heritage selain sebagai warisan alam, disini foodies juga bisa belanja oksigen sepuasnya. Bagaimana? Petungkriyono sudah ada didaftar list liburan kamu atau mau traveling bareng?


Akomodasi dan Paket Wisata
Tugu selamat datang Petungkriyono menyambut wisatawan

Ada satu hal yang perlu foodies tahu, bahwa semua objek wisata diatas berada dalam satu jalur perjalanan. Foodies hanya perlu menyewa angkutan gunung atau disingkat anggun paris yang sudah standby di shalter tepatnya di pasar Doro Kabupaten Pekalongan. Jaraknya kurang lebih 1,5 jam dari pusat pemerintahan kabupaten Pekalongan. Foodies hanya perlu menggunakan kendaraan pribadi untuk sampai di shalter kemudian menitipkan ditempat penitipan yang banyak ada di sekitar pasar Doro kemudian tinggal pilih deh “anggun parisnya”. Jika ingin ngebookimg dulu silahkan bisa kontak dinomor 0823 2494 2389 atas nama Mardianto. Untuk biaya yang dikeluarkan yakni sebesar @500k pulang pergi. Foodies tidak perlu khawatir memusingkan tiket dan segala macem karena harga tersebut sudah menjamin semua perjalanan foodies dari berangkat hingga pulang dengan selamat plus ditemani seorang tourguide dan supir. Tugu selamat datang bertuliskan “Petungkriyono National Nature Heritage” akan menyambut kamu sebagai tanda berawalnya petualangan di hutan Sokokembang Petungkriyono.

Hal Lain Tentang Petungkriyono
Sejak dibuka ditahun 2014, Petungkriyono bagaikan magnet yang sangat kuat menarik wisatawan local maupun internasional. Ditahun 2016 secara resmi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meresmikan Petungkriyono sebagai warisan alam Indonesia atau Pekalongan National Nature Heritage. Sebelum menyandang warisan alam nasional, Petungkriyono terlebih mendapat gelar Cultural Techno Foretry Park atau pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Tidak hanya akademisi atau peneliti local Indonesia saja, bahkan awal dibukanya Petungkriyono sebagai destinasi wisata sudah ada tiga negara tetangga yang tertarik melakukan penelitian di Petungkriyono. Salah satunya Australia. Pada awal Agustus Bupati Pekalongan @kholbihi_asip juga mendapat penghargaan Adipura untuk Kabupaten Pekalongan setelah 19 tahun lamanya. Satu hal lagi yang tidak boleh dilewatkan saat kamu mengunjungi Petungkriyono yakni kopi khas Petungkriyono, kopi Owa.

Kopi Owa Citarasa Dunia  
kopi Petung


Owa Coffee adalah produk asli dari hutan Sokokembang, Petungkriyono. Dinamakan kopi Owa karena Owa adalah salah satu primata endemic yang sudah langka dan hanya bisa ditemukan di hutan Sokokembang, Petungkriyono Jawa Tengah. Nama kopi Owa, bertujuan sekaligus mengkampanyekan konservasi satwa liar khususnya Owa Jawa. Tapi jangan salah sangka ya foodies, kopi Owa bukan berarti kopinya adalah hasil ekstrasi dari Owa Jawa seperti halnya Luwak. Kopi Owa adalah kopi organic yang bijinya asli tumbuh dialam hutan Ssokokembang Petungkriyono. Foodies bisa menjumpai banyak warga local yang menjajakan kopi Owa. Satu bungkus kopi Owa dalam kemasan dibandrol 20k. Bagaimana? Mau ngopi bareng? Aku tunggu yaa di Petungkriyono.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

11 comments:

  1. Mauuu...traveling bareng yuuk.

    *eh GR aja diajakin Farida..hehe..

    Salut tuk Farida.. Smoga sukses yaa...

    ReplyDelete
  2. Asyiknya piknik sekalian kopdar blogger. Gud luck farida...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih, Alhamdulillah bisa dapet kesempatan emas :D eheh

      Delete
  3. Aku beli kopi sama gula arennya lhoo

    ReplyDelete
    Replies
    1. gimana rasanya mba? enak kan? tapi aku blm nyoba gulanya hihi

      Delete
  4. Wana wisata Curug Lawe menggoda untuk dieksplorasi lebih ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. yups bener banget, rekomendasi buat dieksplore ada kedung sipingit yang airnya jernih dan bisa buat rafting. selamat mencoba :)

      Delete
  5. Lebih rajin lagi jalan2nya, terus belajar juga cara pakai kamera yang bener, pastinya nanti cerita kamu lebih seru dan lebih bercerita

    ReplyDelete

terimakasih atas komentar anda :)

 
Copyright ©2016 faridafoodie.com • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger